Skip to main content

(VI. SURAT FILEMON)


“Surat Filemon”
Oleh :  Rahman Saputra Tamba

I. Pendahuluan
                Sama seperti surat filipi, Surat Filemon juga berasal dari dalam penjara (1:7). Surat ini juga ditulis oleh Paulus dari dalam penjara. Akan tetapi ada ahli yang memperdebatkan siapa penulis dari pada surat filemon ini, ada yang mengatakan bahwa surat ini ditulis oleh teman sekerja dari pada Paulus semasa dirinya berada didalam penjara.Ada pula yang beranggapan bahwa surat Filemon merupakan bagian dari tulisan Psodeigrapa. Namun pada akhirnya telah dipastikan bahwa penulis dari pada surat Filemon ini ialah Paulus sendiri.  Surat ini ditulis oleh Paulus kepada Filemon yakni seorang kristen dari kolose untuk mengirim kembali bekas hamba dari pada Paulus yakni Onesius. Surat Filemon berdasarkan pandangan para ahli, ditulis tidak beberapa lama setelah surat Filipi ditulis yakni pada tahun 61. Surat Filemon juga merupakan sebuah contoh surat yang baik untuk kepandaian mendidik serta menyusun bagian-bagian surat.

II. Hal-hal yang menarik     
            Hal-hal yang menarik yang dapat dilihat didalam surat Filemon ialah sebagai berikut : a). Didalam Filemon 1:8-9 “Kerendahan hati karena Yesus Kristus”. Perikop diatas menggambarkan kerendahan hati yang dialami oleh Paulus dimata Yesus Kristus, dimana Paulus melepaskan kekuatan yang ada didalam dirinya, meninggalkan kekuasaanya demi belas kasihan dari pada Yesus Kristus. b). Didalam Filemon 1:15 “Memiliki selama-lamanya”.c). Didalam Filemon 1:19 “Maka aku ini Paulus, menulis dengan tanganku sendiri, akulah akan membayarnya balik, supaya jangan sampai aku mengatakan bahwa dirimu sendiri terutang kepadaku. Ini merupakan ungkapan yang dikatakan Paulus ketika ia menulis surat Filemon yang ditujukan kepada orang kristen dari kolose.

Comments

Popular posts from this blog

(LX. SAKRAMEN BAPTISAN DI HKBP)

SAKRAMEN BAPTISAN DI HKBP  I. Pendahuluan             Baptisan merupakan salah satu sakramen yang diperintahkan oleh Yesus sendiri dalam Amanat AgungNya. Oleh karena itu gereja melayankan baptisan sebagai salah satu sakramen bagi orang percaya.             Kata “baptis” berasal dari Bahasa Yunani, “baptizo” yang artinya: mencelupkan ke dalam air ataupun memasukkan ke dalam air. Pemandian ke dalam air baru menjadi “baptisan” apabila dilaksanakan dengan upacara seremonial yang khusus. [1] Baptisan yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus, yaitu baptisan yang berlaku di tengah-tengah gereja, bukan hanya menunjuk pada Kerajaan Allah yang masih akan datang, melainkan menjadi bukti dan mengukuhkan perwujudan atas kedatangan Kristus ke dunia. [2] HKBP sebagai salah satu gereja Tuhan di Indonesia mengakui dan melayankan Baptisan Kudus sebagai salah satu sakramen di samp...

(LXXV. MENGENAL PDT. DR. ROBINSON RAJAGUKGUK, MST, M.Th DAN PEMIKIRAN TEOLOGISNYA)

MENGENAL PDT. DR. ROBINSON RAJAGUKGUK, MST, M.Th DAN PEMIKIRAN TEOLOGISNYA [1] 1. Biografi. Pdt. DR. Robinson Rajagukguk, MST, ThM. Lahir di Sarulla, 8 Agustus 1946. Menikah dengan Erlina br Siregar dan dikarunia satu anak perempuan dan satu laki-laki.   Beliau memperoleh   Sarjana Theologia tahun 1968 dari Fakultas Theologi Universitas HKBP Nomensen, Pematangsiantar. Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikannya dan memperoleh   Master of Sacred Theology (MST) tahun 1973, dari Corcodia Seminary , St. Louis , USA . Belau juga sekolah kembali dan memperoleh gelar Master of Theology (MTh) tahun 1988, di Lutheran Scool of Theology at Chicago , USA . Tidak puas hanya di sana , beliau melanjutkan pendidikannya dan berhasil meraih gelar Doctor of Theology (ThD) tahun 1991, di Lutheran School of Theology at Chicago , USA . Beliau mempunyai banyak pengalaman di HKBP maupuan di luar HKBP, diantaranya adalah sebagai berikut: Tahun 1968, menjadi Pendeta Pr...

(XXXI. TAFSIRAN HISTORIS KRITIS MAZMUR 23:1-6)

Tinjauan Historis Kitab Mazmur 23:1-6 Oleh " Rahman Saputra Tamba " BAB I Pendahuluan             Nama kitab ini dalam LXX adalah Psalmoi [1] . Alkitab bahasa latin memakai nama yang sama. Kata Yunani (dari kata kerja psallo yang artinya “memetik atau mendentingkan”). Mula-mula digunakan untuk permainan alat musik petik atau untuk alat musik itu. Kemudian kata ini menunjukkan nyanyian ( psalmos ) atau kumpulan nyanyian ( psalterion) . [2] Dalam bahasa Ibrani ada kata mizmor yang artinya “sebuah nyanyian yang dinyanyikan dengan iringan musik”, namun judul Kitab Mazmur dalam bahasa Ibrani adalah [3] tehillim yang artinya “puji-pujian atau nyanyian pujian”.             Dalam Alkitab Ibrani, Kitab Mazmur terdapat pada awal bagian Kitab-kitab. Para nabi menempatkan sebelum Kitab Amsal dan tulisan hikmat lainnya, dengan alasan bahwa kumpulan tulisan Da...